Ini Aku, Tuhan...
Ini aku, Tuhan, yang pagi ini menunduk dan berdoa
Ini aku, Tuhan, yang berdoa dalam kerinduanku dan kebutuhanku
Ini aku, Tuhan, bukan siapa-siapa...
Bukan temanku, bukan sahabatlu, bukan juga ibuku, tapi aku...Tuhan
yang tunduk berdoa karena kebutuhanku.
Yang telah Kau kenal sejak dalam kandungan ibuku
Aku yang sejak masa kecil te;ah Kau jaga dan Kau lindungi
Dan aku yang pada masa dewasaku ini Engkau uji..
Ini aku Tuhan yang berdoa dalam kecemasan
Ya ini aku Tuhan
Aku yang sejak kecil tidak mampu menterjemahkan kehadiran-Mu
Hingga kini tanganku masih merengkuh misteri ketidakpuasan ini
Mengeluh , medesah tentang hari kemarin
Mempertanyakan dan menyesalinya...ini aku, Tuhan
Aku yang ketika masa remaja bersembunyi dalam rasa malu
Kecenderungan introvert yang terberi
Hingga kini masih mencari-cari sayatan-sayatan sisa masa itu
Kemana ia bersembunyi, hingga bunyi denyutnya masih terasa mengganggu gendang telinga dalam jiwa
Aku yang pada masa dewasa tengelam dalam lumpur kegelisahan dan ketakutan terhadap dosa-dosaku
Saat ini sedang tunduk dan menutup wajah sayu penuh penyesalan ini
Sambil menyimpan harap dalam hati dalam damai-Mu
Ini aku Tuhan..
Aku, kini telah mengalami putaran dunia
Yang mengasingkan diriku dari jati diriku
Merayu, mendayu-dayu menjauhkan aku dari pegangan kokoh
Membiarkanku pergi semakin menjauh
Yang tersadar ketika hempasan gelombang problema menerpa,
Bagai perahu perahu terlempar ke darat, tak tahu jalan pulang
Tetapi masih ada ingatan, dan ingatan itu muncul di bawah terang jalan-Mu Tuhan
Disana aku mencari-cari dengan resah jejak-jejak kaki kebaikan yang mungkin masih terisa
Sebagai bayangan penuntun jalan pulang
Ini Aku, Tuhan....mungkin aku tak bisa kembali
Tolong temukan aku pada jati diriku, biarkan aku berpelukan dengannya
Tuhan, ini aku yang telah Kau kenal
Peganglah tanganku, jangan biarkan aku terhempas lagi
menjauh seperti yang dulu
Tuhan ini aku yang berdoa dalam kebutuhanku
Bukan siapa-siapa yanbg berdoa tetapi aku sendiri...i-n-i a-k-u, Tuhan..
(15 Juni 2002 Paruh kedua, hari kedua Menyuke)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar